Buku baru
Harga: 95.000
Cinta dan Rindu itu ibarat dua sisi dari mata uang yang sama. Tak ada cinta tanpa rindu, dan tak ada rindu bila tanpa cinta. seorang pecinta pasti selalu rindu bertemu dengan kekasihnya. Sebaliknya, tak mungkin ada rasa rindu bila orang itu tidak mencintai orang yang ia rindukan. Dan, rindu itu hanya akan terobati dengan penyaksian (musyahadah).Fenomena cinta dan rindu ini tidak hanya terjadi dalam hubungan antar manusia, tapi juga dalam hubungan antara manusia (hamba) dengan Tuhannya (Allah Ta’ala). Bahkan, cinta dan rindu itu jauh lebih maksimal terjadi dalam hubungan antara seorang hamba dengan Tuhannya. Sebab, cinta manusia itu ada batasnya, sedangkan Cinta dan Kerinduan Allah pada hamba-nya, tidaklah ada batasnya. Itulah tingkat kesempurnan cinta.Maka sungguh beruntung manusia yang hidup dalam cinta dan rindu kepada Allah Ta’ala, Sang pemilik Cinta Sejati, karena berarti ia telah mencapai puncak kesempurnaan cinta. Dan ia akan memperoleh obat bagi rindunya itu dengan musyahadah yang sempurna di akhirat kelak, bahkan jauh lebih indah untuk dinikmati daripada surga dan isinya.IMAM AL-GHAZALI (1058-1111 M), sufi dan filsuf besar yang lahir di Tuz (Persia), memaparkan fenomena luar biasa ini dalam buku yang berjudul “Kitab Cinta dan Rindu” ini, tentang seluk-beluk cinta dan rindu tersebut.
Tebal : 314 Halaman Hardcover
Ukuran : 14,5 x 21,5 cm
Penulis : Imam al-Ghazali
Penterjemah : Abu Abdillah
Harga: 95.000
Cinta dan Rindu itu ibarat dua sisi dari mata uang yang sama. Tak ada cinta tanpa rindu, dan tak ada rindu bila tanpa cinta. seorang pecinta pasti selalu rindu bertemu dengan kekasihnya. Sebaliknya, tak mungkin ada rasa rindu bila orang itu tidak mencintai orang yang ia rindukan. Dan, rindu itu hanya akan terobati dengan penyaksian (musyahadah).Fenomena cinta dan rindu ini tidak hanya terjadi dalam hubungan antar manusia, tapi juga dalam hubungan antara manusia (hamba) dengan Tuhannya (Allah Ta’ala). Bahkan, cinta dan rindu itu jauh lebih maksimal terjadi dalam hubungan antara seorang hamba dengan Tuhannya. Sebab, cinta manusia itu ada batasnya, sedangkan Cinta dan Kerinduan Allah pada hamba-nya, tidaklah ada batasnya. Itulah tingkat kesempurnan cinta.Maka sungguh beruntung manusia yang hidup dalam cinta dan rindu kepada Allah Ta’ala, Sang pemilik Cinta Sejati, karena berarti ia telah mencapai puncak kesempurnaan cinta. Dan ia akan memperoleh obat bagi rindunya itu dengan musyahadah yang sempurna di akhirat kelak, bahkan jauh lebih indah untuk dinikmati daripada surga dan isinya.IMAM AL-GHAZALI (1058-1111 M), sufi dan filsuf besar yang lahir di Tuz (Persia), memaparkan fenomena luar biasa ini dalam buku yang berjudul “Kitab Cinta dan Rindu” ini, tentang seluk-beluk cinta dan rindu tersebut.
Tebal : 314 Halaman Hardcover
Ukuran : 14,5 x 21,5 cm
Penulis : Imam al-Ghazali
Penterjemah : Abu Abdillah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar